Membangun Ekonomi Desa Dengan Bank Desa

RIFA SADEWI 14 November 2018 05:38:27 WIB

MEMBANGUN EKONOMI DESA DENGAN BANK DESA

Ringkasan

Desa Kuta Pinang merupakan salah satu desa di Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Sejak awal Oktober tahun 2018 Desa Kuta membentuk lembaga BANK DESA, hal ini didorong banyaknya kebutuhan dana untuk pembelian alat/bahan untuk mengembangkan usaha, sementara kemampuan anggaran desa untuk membantu masyarakat sangat kecil, untuk meminjam ke BANK butuh agunan, masyarakat umumnya tidak memiliki agunan

Latar belakang

  1. Pembentukan lembaga ini dilatar belakangi masyarakat membutuhkan dana yang cepat untuk mengembangkan usaha kecil mereka.
  2. Mengajarkan masyarakat untuk berusaha dengan potensi mereka sendiri berlandaskan semangat gotong royong
  3. Mengajarkan masyarakat untuk gemar menabung sehingga lebih peduli (care) terhadap masa depan keluarganya terutama pendidikan anak-anaknya.
  4. Menginsyafkan masyarakat bahwa dari sesuatu (hanya Rp. 5000,) yang relatif dianggap kecil/sepele tetapi jika dikumpulkan dari orang yang banyak maka akan didapat nominal yang besar (butterfly effect).
  5. Atas dasar pertimbangan diatas desa menyelenggarakan Musdes (Musyawarah desa) dengan melibatkan tokoh agama dan perwakilan masayarakat, membentuk lembaga BANK DESA.  

Inovasi :

Membangun Ekonomi Desa Dari Tabungan Masyarakat

Proses :

  1. Proses yang ditempuh oleh desa di mulai dengan menyelenggarakan Mudes (Musyawarah desa) dengan melibatkan tokoh agama dan perwakilan masyarakat, dan diputuskan membentuk lembaga BANK DESA
  2. Pengurus yang ditunjuk selanjutnya mensosialisasikan kepada masyarakat tentang BANK DESA dan manfaatnya bagi masyarakat.
  3. Masyarakat menabung dengan banyak kemudahan diantaranya :
    1. Setoran tabungan minimal Rp. 5.000,- jumlah yang dianggap kecil, jika menabung ke BANK dengan nominal diatas dianggap tidak lumrah.
    2. Petugas akan datang keliling door to door ke rumah-rumah masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu kesulitan untuk pergi ke BANK yang terletak di kota.
    3. Tabungan dapat diambil kapan saja termasuk malam hari.
    4. Tidak ada potongan sama sekali, hanya biaya pengganti buku tabungan Rp. 3000,-

Hasil :

  1. Walaupun baru berjalan satu bulan (01 okt s/d 30 okt 2018) tetapi sudah terkumpul dana Rp. 30.221.000,- sehingga banyak masyarakat yang terbantu untuk pengembangan usahanya (kisaran pinjaman kredit 1 jt s/d 3 jt rupiah)

 

Pembelajaran

  1. Mengajarkan masyarakat untuk gemar menabung sehingga lebih peduli (care) terhadap masa depan keluarganya terutama pendidikan anak-anaknya.
  2. “Menginsyafkan” masyarakat bahwa dari sesuatu (hanya Rp. 5000,) yang relatif dianggap kecil jika dikumpulkan dari orang yang banyak didapat nominal yang besar (butterfly effect).
  3. Masyarakat lebih mengerti manfaat menabung dan mengajarkan anak-anaknya gemar menabung.

 

Rekomendasi

Perlu ditingkatkan partisipasi masyarakat dalam menabung sehingga pemanfaatan dana tabungan bisa membantu masyarakat lebih banyak.

Kontak Informasi Kepala Desa Kuta Pinang,  

Andi Priyanta, SP. (HP 0853 6059 9775)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Kuta Pinang

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung